Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2018

Menikmati Kehancuran Hati

Kusakit tapi bahagia, Asal bukan aku yang menyakiti Aku tak ingin seorangpun tahu air mataku Aku hanya ingin mereka bahagia.. Meski hancur hati ini Biarlah hanya Dia yang tahu Inilah aku apa adanya Seberapa pun beratnya Aku kan belajar tuk selalu sadar Bahwa inilah yang terbaik untukku.. Meski kadang pahit karena pada dasarnya tak ada yang bisa kita miliki selamanya hanya merasakan dan menerima..

Forever in my Mind

Saat ini sampai seterusnya gua ga akan cemburu lagi sama dia, orang yg pernah dan mungkin masih lo suka. Gua punya hidup sendiri n gue udh sangat bersyukur dg apa yg gue punya. Jadi ga ada lagi alasan gue buat cemburu atau iri hati. Tuhan udah ngasih kepercayaan n kesempatan buat ngejaga diri gue sendiri. Gua juga pasti punya apa yang dia ga punya. Semua org punya kekurangan n kelebihan masing2. So, Udah cukup semuanya untuk disyukuri bukan untuk ngeliat apa yg org laen punya.

Aku Juga Ingin Bahagia

Gue sbenernya tahu kalau mereka berdua sama-sama suka. Selalu teringat saat aku melihat foto di hpnya. Padahal waktu itu aku dan dia sudah pacaran. Aku sakit.Apalagi secara fisik dia jauh lebih cantik dariku, kulitnya putih dan hidungnya mancung, anaknya juga mudah bergaul,.. tipe dia banget. Ga seperti aku..yang hampir kebalikan dia..jangankan cowok, cewekpun jarang yang bisa dekat2 denganku, karena aku sangat tertutup. Tapi aku tak pernah memintanya untuk mencintaiku.Terkadang aku mengeluh..Tuhan, mengapa harus ini yang kurasakan.. dicintai lalu diduakan, meskipun hanya dalam hatinya. Kalau begini lebih baik dulu tak usah aku mengenalnya.. Sekarang aku sudah menjadi istrinya. Secara umum dia sangat baik padaku.. tapi terkadang kata2nya meninggung soal fisiku, entah masalah warna kulit, penampilan dll..Aku ingin marah..tapi untuk apa. Inilah aku..mengapa dulu dia mau.. Seketika aku teringat cewek yang dia suka, mengapa tak pilih dia saja... Aku ingin menangis, tapi hanya memperburuk...

Curhat 1

Apa yang membuatku sedih saat ini adalah belum bisa membahagiakan orangtuaku. Sejak masih sendiri hingga kini aku sudah menikah aku belum bisa mebahagiakan mereka. Rasanya ingin memberikan sesuatu kepada mereka tapi aku belum bisa, untuk kebutuhan sendiri saja bisa dibilang cukup untuk saat ini saja. Dulu aku sempat berbikir, jika aku punya anak akan kutitipkan kepada Ibuku untuk menemaninya, paling tidak bisa menghibur hatinya. Tetapi kenyataan tidak seperti yang aku inginkan, aku seolah tak berdaya. Aku harus mengikut suamiku. Dan kakakku sudah terlalu berharap akan mengasuh anakku saat aku bekerja. Orang tua suamiku sudah tua dan tidak mau ditinggal sendiri di rumah. Sebenarnya ada kakak perempuan suamiku. Tapi entahlah...aku tidak tahu kenapa yang diberatkan untuk tinggal bersama adalah suamiku.

Kepribadianku

Tipe Pelaku Peka adalah orang-orang yang lembut, rendah hati, dan pendiam. Mereka menangani kehidupan sehari-hari dengan baik dan menyukai keleluasaan pribadi mereka. Dengan sifat optimis dan tidak banyak bicara, mereka juga adalah pendengar yang baik yang sering dicari orang dan orang lain merasa nyaman ditemani mereka. Singkatnya, tipe ini adalah yang paling mudah disukai dan paling ramah di antara semua tipe kepribadian. Toleransi dan sikap hormat kepada orang lain membuat kepribadian mereka menonjol. Mereka sangat penuh kasih sayang, murah hati, dan selalu bersedia membantu. Mereka terbuka dan tertarik pada segala hal baru atau yang tidak diketahui oleh mereka. Namun demikian, jika sistem nilai dalam diri atau perasaan keadilan mereka dilukai, tipe Pelaku Peka dapat sekonyong-konyong dan secara mengejutkan menjadi keras dan tegas. Tipe Pelaku Peka menikmati kenyamanan kehidupan sebaik-baiknya. Mereka sangat bahagia dalam kehidupan sehari-hari. Tipe Pelaku Peka biasanya seniman be...

Hari Yang Mendung

Hari yang Mendung (Fobia) Rasanya sangat mustahil untuk membuatmu mencintaiku dengan lebih tapi hanya itulah yang bisa mengobati luka hatiku ini yang selalu ketakutan harus kemana aku pergi untuk menghilangkan gundah ini yang semakin hari kian menghantui serasa hari yang suram kan segera datang tanpa cahaya.. tolong aku, tolong aku !! teriakku memintamu dan memaksa agar kau mengasihaniku bagai tanpa dosa aku menyuruhmu selalu mencintaiku bersamaku tanpa pernah bosan, sekarang aku hanya seperti pengemis yang pasrah dan takut .... dalam diam aku menangis, karena hari yang kutakutkan

Sedih

Aku juga butuh waktu bersamamu Bukan hanya pemberianmu. Aku seperti tak berarti di matamu Tiada senyum ataupun sapa, hampa dan sepi terasa..sedih.. Seakan tk ada yg peduli padaku.. Sepi ..aku merasa sendiri.. Aku yg terlalu mencintaimu Aku yg terlalu naif dan berpikir bahwa kaupun miliki rasa yg sama Andai mungkin kuulang waktu.. Kukan perbaiki semuanya, agar tk ada luka ini.. Aku ingin pergi..