Apa yang membuatku sedih saat ini adalah belum bisa membahagiakan orangtuaku. Sejak masih sendiri hingga kini aku sudah menikah aku belum bisa mebahagiakan mereka. Rasanya ingin memberikan sesuatu kepada mereka tapi aku belum bisa, untuk kebutuhan sendiri saja bisa dibilang cukup untuk saat ini saja. Dulu aku sempat berbikir, jika aku punya anak akan kutitipkan kepada Ibuku untuk menemaninya, paling tidak bisa menghibur hatinya. Tetapi kenyataan tidak seperti yang aku inginkan, aku seolah tak berdaya. Aku harus mengikut suamiku. Dan kakakku sudah terlalu berharap akan mengasuh anakku saat aku bekerja. Orang tua suamiku sudah tua dan tidak mau ditinggal sendiri di rumah. Sebenarnya ada kakak perempuan suamiku. Tapi entahlah...aku tidak tahu kenapa yang diberatkan untuk tinggal bersama adalah suamiku.
di saat aku membutuhkan tempat untuk berkeluh kesah kuharap kau kan selalu ada untukku tapi apa yang kuinginkan jauh dari kenyataan kau hanya diam dan tak pernah ada jawaban apa yang telah terjadi di antara kita mungkin seharusnya semakin mengeratkan ikatan kita.. tapi apalah daya hatiku tak bisa dibohongi semakin kucoba untuk merasa biasa semakin aku mempertanyakan kesungguhanmu akankah hubungan kita terus berlanjut.. ataukah suatu saat harus berakhir? aku mencoba kuat karena kupikir ini yang terbaik tapi sekarang aku tak tahu aku tak tahu !!!! karena aku merasa ini hanya alasanmu saja kaubiarkan aku dengan masalahku tanpa sedikitpun kau mencoba mengatasinya sebenarnya aku bisa melupakan cintaku padamu yang perlahan meredup.. tapi aku tak sampai hati pada anakku.. aku berusaha mencintaimu meski di hati aku sudah merasa tak sanggup untuk terus bersamamu.. aku terus melewati masa yang berat dalam hidupku karena semua masalah ini.. hanya...
Comments
Post a Comment